Newswire Kamis, 28/05/2015 07:01 WIB          (ylliW)

Bisnis.com, JAKARTA – Hanya beberapa pekan setelah menjabat Jaksa Agung Amerika Serikat, Loretta Lynch mengeluarkan sengatan maut kepada Federation Internationale de Football Association (FIFA).

jaksa 1

Dia mengumumkan dakwaan korupsi kepada 14 orang termasuk sembilan pejabat sepak bola. Lynch telah menindaklanjuti penyelidikan yang memang sudah dirintisnya sebagai jaksa AS agresif tanpa kompromi di New York.

fifa corr 5

CGBX79lWgAAte87

Saya Tidak Kenal Kamu. Tetapi Saya Akan Cari Kamu. Dan Saya Akan Memberi Kartu Merah Untuk Korupsi

Saat dengar pendapat bagi pemastian jabatannya di Senat akhir April lalu, Lynch bersumpah untuk memburu para penjahat kerah putih dengan mengatakan tak ada seorang pun yang berada di atas hukum.

164411_600

Dia membuktikan kata-katanya ini Rabu (27/5/2015) di Zurich, Swiss, dengan penangkapan sedikitnya tujuh orang pejabat level atas di FIFA yang diduga melakukan perbuatan melanggar hukum yang menimbulkan ‘noda hitam’ di tibuh badan sepak bola dunia tersebut.

4221396001_4262519319001_SeppBlatter

Presiden FIFA Mr. Sepp Blatter

th

AS berkepentingan terhadap penanganan kasus dugaan korupsi atau suap di tubuh FIFA karena persekongkolan jahat tersebut disepakati di AS dan proses pentransferan danan hitam itu dilakukan melalui bank-bank AS.

071607600_1432802904-CF_o6lPWIAEt-jF

“Dakwaan menyangkakan korupsi (oleh para pejabat FIFA) itu adalah merajelala, sistemik dan mengakar baik di luar maupun di dalam negeri Amerika Serikat,” kata Lynch.

fifa_3319710b

Jangan Lihat Saya, Saya Hanya Kapten

Lynch, 55 tahun, dijuluki campuran ‘baja dan beludru’ oleh Senator Demokrat Diane Feinstein.

Saat menunjuk Lynch November tahun lalu, Presiden Barack Obama mengatakan dia akan menerapkan pengalamannya sebagai jaksa yang tangguh, independen, dan sangat dihormati.

Dia adalah perempuan Afro Amerika pertama yang menempati posisi jaksa agung, dan menggantikan Eric Holder, orang kulit hitam pertama yang memangku jabatan itu.

Sebagai jaksa penuntut di New York, Lynch sudah terkenal sebagai penuntut yang gigih yang membuat para mafia dan tersangka teroris dipenjarakan. Dia sedang berjuang membela hak-hak sipil dan menuntut para penjahat kerah putih di Wall Street.

Namun mengejutkan dia malah memburu FIFA di luar negerinya sendiri di mana sepak bola kalah populer dari bola basket atau American football.

fifa fbi 2

Namun sebelum menjabat Jaksa Agung, Lynch sudah bertugas sebagai jaksa penuntut distrik timur New York dan menangani banyak kasus korupsi, termasuk FIFA.

Dia melakukan itu dari Brooklyn, wilayah New York yang sama di mana dia mengungkapkan 47 dakwaan dan permintaan ekstradisi terhadap para tersangka yang ditangkap di Swiss.

FIFA sendiri tengah bersiap menggelar pemilihan presidennya Jumat esok di Zurich di mana Sepp Blatter tengah berjuang untuk masa jabatan berikutnya.

f5fa h6te3

“Mereka telah mengorupsi bisnis sepak bola seluruh dunia demi kepentingan mereka dan memperkaya diri mereka sendiri. Mereka melakukan ini berulang-ulang, dari tahun ke tahun, dari turnamen ke turnamen,” kata Lynch.

fifa corr 3

fifa corr 4

Penjara di Zurich

fifa corr

Dia melanjutkan, “Dua generasi pejabat sepak bola menggunakan posisi yang dipercayakan kepada mereka di dalam organisasinya masing-masing untuk mengumpulkan suap dari para pemasar olah raga dengan balasan hak komersial untuk turnamen-turnamen sepak bola mereka.”

291DF10D00000578-3098633-image-a-72_1432744108590

291DF11900000578-3098633-image-a-73_1432744185581

Qatar_bribery

Lynch, lulusan fakultas hukum Universitas Harvard, berjanji bekerja sama dengan negara-negara lain demi mengakhiri praktik-praktik korupsi semacam itu, membasmi perbuatan jabat, dan mengadili para penjahat.

Lynch berterima kasih kepada para kolega internasionalnya yang mengambil bagian dalam penyelidikan ini, terutama Swiss, dan berjanji menggelar pengadilan yang adil untuk para tersangka setelah mereka diekstradisi ke AS, tempat mereka melakukan kejahatan.

fifa corr 2

 

Cara FIFA melakukan korupsi

Dia mengatakan para tersangka telah menyalahgunakan sistem keuangan AS dan melanggar hukum AS, dan kami berkeinginan membuat mereka akuntabel.

c6ncaf

f5fa fb5

fifa corr 6

f5fa fb5 2

Lynch ditunjuk sebagai jaksa penuntut di New York oleh presiden Bill Clinton, dan sudah dua kali ada dalam posisi jabatan ini.

Wanita kelahiran North Carolina ini memulai kariernya di sebuah firma hukum New York sebelum ditunjuk menjadi jaksa distrik AS.

Dari 2002 sampai 2007, dia pernah bertugas sebagai penasihat penuntut mahkamah internasional yang menangani genosida di Rwanda.

FIFA

 

ja 1